manchester united

MuliaOnline.comManchester United hanya memiliki satu laga tersisa di Premier League musim 2019/2020. Lawan yang akan dihadapi Setan Merah pada laga pekan ke-38 adalah Leicester City, Minggu (26/7/2020) malam hari WIB.

Manchester United kini berada dalam posisi yang bagus. Walau gagal menang saat berjumpa West Ham, Setan Merah justru naik ke posisi tiga klasemen. Sebab, rival-rival United mengalami kekalahan.

United bermain imbang 1-1 melawan West Ham. Bermain di Old Trafford pada Kamis (23/7/2020) dini hari WIB, United tertinggal dari penalti Michail Antonio. Gol Mason Greenwood pada menit ke-51 membuat skor akhir imbang.

Kini, United berada di posisi tiga dengan 63 poin. Paul Pogba dan kolega meraih poin yang sama dengan Chelsea yang ada di peringkat keempat, tetapi unggul selisih gol. Leicester City berada di posisi keempat dengan 62 poin.

Menang Lawan Leicester City

Satu laga tersisa. Satu laga yang bakal menentukan posisi empat besar klasemen. Leicester akan menjamu United di King Power. Lalu, Chelsea akan menjamu Wolves. Segala sesuatu bisa terjadi di laga itu.

Situs Slot Online Menyediakan Bonus Terbesar, 1 User ID Bisa Bermain Banyak Game
Dan Kemenangan Termudah
Raih Jutaan Rupiah Setiap Harinya Dengan Mudah

Ole Gunnar Solskjaer menyadari betul situasi ini. Hasil imbang cukup untuk membawa United bertahan di empat besar dan lolos ke zona Liga Champions. Akan tetapi, Solskjaer tak ingin sekadar imbang lawan The Foxes.

“Kami memberi diri kami peluang besar. Kami ingin memberi diri kami kesempatan untuk pergi empat besar dan masuk ke Liga Champions dengan mengalahkan Leicester,” ucap Solskjaer dikutip dari Sky Sports.

“Sekarang, kami akan baik-baik saja dengan hasil imbang, tetapi kami akan pergi ke sana untuk menang. Anda akan bersiap seperti yang selalu Anda lakukan untuk laga tandang dan memenangkannya,” ucap Solskjaer.

Berjuang Lawan West Ham

Terkait hasil imbang melawan West Ham, Solskjaer mengakui timnya sempat berada dalam momen sulit. Walau mampu mengendalikan awal laga, Setan Merah kehilangan fokus pada beberapa momen dan itu berakibat fatal.

“Kami mulai laga dengan baik, tetapi dalam 10-15 menit terakhir babak pertama kami sedikit panik. Kami memberi mereka kesempatan untuk serangan balik dan memberikan beberapa pelanggaran,” ulas Solskjaer.

“Mereka punya pemain dengan tubuh bagus yang selalu sebuah bahaya, penalti membuat kami kesulitan di babak kedua,” tutup manajer asal Norwegia tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *