Mikel Arteta Kerja Keras Perjuangan Melawan Covid-19

Pussy Hunter

MuliaOnline.comMikel Arteta, disebut terus bekerja keras dari rumah di tengah pandemi virus corona yang memaksa Premier League dihentikan sementara. Dia dibantu dengan asisten pelatihnya untuk merancang rencana menyambut musim depan.

Saat ini Premier League dihentikan sementara sampai 30 April 2020, belum ada kepastian apakah liga bisa kembali dilanjutkan, tergantung situasi pandemi. Ketidakpastian seperti ini tentu bisa menyulitkan setiap tim.

Mikel Arteta merupakan salah satu korban pertama Covid-19 di sepak bola Inggris. Meski kondisinya tidak terlalu buruk, dia harus mengarantina diri selama 14 hari, sama seperti sebagian besar pemain Arsenal.

Mengarantina diri di rumah bukan berarti tidak bekerja, Arteta justru mencoba menganalisis masalah timnya.

Berlatih Kembali

Setelah melewati masa karantina, tim Arsenal disebut akan kembali bertemu di sesi latihan pada Selasa, 24 Maret 2020 besok. Seharusnya sesi latihan ini aman karena sudah melewati masa karantina 14 hari.

Tidak hanya itu, lapangan berlatih Arsenal, London Colney, juga telah dibersihkan secara menyeluruh dari kemungkinan jejak virus. Pihak klub siap menyambut para pemain kembali, tentu dengan protokol kebersihan yang jelas.

Biar begitu, Arteta disebut masih belum memutuskan apakah akan mengumpulkan para pemain di sesi latihan. Dia masih melihat bagaimana perkembangan pandemi, mereda atau justru semakin buruk.

Sampai sekarang, para pemain diminta menempuh menu latihan pribadi masing-masing di rumah. Mereka kebanyakan menempuh latihan fisik.

Pikirkan Musim Depan

Pikirkan Musim Depan
Ketika para pemain berlatih sendiri di rumah, Arteta pun terus terhubung dengan para asistennya. Dia ingin merancang proyek pembangunan tim.

Menurut Football London, Arteta terus terhubung dalam panggilan video konferensi bersama Steve Round, Freddie Ljungberg, dan Albert Stuivenberg. Mereka membahas banyak hal, yang jelas soal skuad arsenal sekarang.

Arteta pun disebut mulai merancang sejumlah taktik dengan pemain-pemain yang sekarang. Pada intinya, mereka ingin memaksimalkan jeda ini sebaik mungkin untuk memperbaiki masalah-masalah yang sebelumnya menumpuk.

Tentu perbaikan masalah ini hanya ada dalam bayangan para pelatih, mereka masih harus mencobanya di sesi latihan untuk melihat dampaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Robert Lewandowski Donasi Rp17 Miliar Untuk Pencegahan Virus Covid-19

MuliaOnline.com – Robert Lewandowski, Penyerang Bayern Munchen, dan istrinya, Anna, ambil bagian dalam donasi terkait pandemi virus corona. Keduanya memberi donasi senilai 1 juta euro atau sekitar Rp17 miliar. Lewandowski merupakan pemain besar di sepak bola Jerman. Sampai pekan ke-25 Bundesliga, dia menjadi top skor dengan 25 gol. Lewandowski juga […]
robert lewandowski