memphis depay

MuliaOnline.comBarcelona dipastikan gagal mendapatkan Memphis Depay dari Olympique Lyon seiring dengan penutupan bursa transfer. Kendati demikian, Ronald Koeman selaku pelatih enggan terburu-buru menyerah demi mendapatkannya.

Ketertarikan Barcelona terhadap Depay berhembus sejak beberapa pekan yang lalu. Namun, pukulan telak akibat pandemi Covid-19 membuat mereka harus menunda-nunda kedatangan sang pemain.

Aroma kedatangan Depay tercium semakin kuat setelah direkrut Lyon, Juninho Pernambucano, angkat bicara. Ia mengkonfirmasi kalau Depay bisa bergabung dengan Barcelona jelang penutupan bursa transfer.

Sayang, perkataannya itu tidak terwujud. Barcelona gagal memberikan uang yang diminta oleh Lyon sampai bursa transfer musim panas ditutup, dan berakibat Depay bertahan di Prancis.

Belum Berhenti Mengejar Depay

Bukan cuma Depay, Barcelona sejatinya mengejar gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum. Namun lagi-lagi, manajemen klub tidak mampu meyakinkan sang pemain untuk berlabuh di Camp Nou musim ini.

Meskipun begitu, Koeman tidak menyerah. Ia mengatakan bahwa dirinya ingin mendatangkan ‘pemain asal Belanda’ kedua saat bursa transfer musim dingin dibuka pada bulan Januari mendatang.

“Harapannya, kami akan memiliki pemain asal Belanda kedua di dalam skuad. Giorginio Wijnaldum juga masuk ke dalam daftar saya [juga],” ujar Koeman saat ditanya oleh NOS soal kemungkinan merekrut Depay.

Mereplikasi Era Louis van Gaal?

Sebelum bursa transfer ditutup, Barcelona berhasil merekrut pemain berkebangsaan Belanda lainnya yang lahir di Amerika Serikat, Sergino Dest. Situasi ini memunculkan dugaan bahwa Koeman ingin mereplikasi era kepelatihan Louis van Gaal.

Era tersebut berjalan selama tiga tahun, di mana Barcelona sukses mendapatkan empat trofi dari berbagai kompetisi. Waktu itu, Blaugrana diperkuat oleh delapan pemain asal Belanda. Koeman sendiri menepis anggapan tersebut.

“Itu terlalu ekstrim. Saya tidak yakin anda bisa membuat perbandingan seperti itu di situasi yang sekarang,” jawab Koeman saat ditanya soal perbandingan dengan tim Barca pada era kepemimpinan Van Gaal.

“Sekarang kami memiliki Frenkie De Jong. Dengan Alfred Schreuder dan saya sendiri di staff, kami adalah dua orang berkebangsaan Belanda. Namun dulu ada delapan atau sembilan orang,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *