gabriel jesus

MuliaOnline.com – Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus santer dikabarkan bakal pindah ke Juventus pada musim depan. Namun, spekulasi transfer tersebut dibantah sang agen, Giovanni Branchini.

Dia dibeli Manchester City pada 2016 lalu. The Citizen harus membayar hingga 32 juta euro kepada Palmeiras untuk mendapatkan pemain asal Brasil. Harga yang mahal di tahun tersebut.

Sejak awal, Gabriel Jesus memang tidak disiapkan untuk langsung menjadi pilihan utama di lini depan. dia dibeli untuk menjadi pelapis Sergio Aguero dan pengganti di masa depan.

Setelah empat musim bermain di Man City, Gabriel Jesus disebut mulai gerah dengan status pilihan kedua. Dia membuka peluang pindah demi menjadi penyerang utama. Juventus pun datang memberi janji sebagai pilihan pertama.

Baca Juga: Para Atlet Beresiko kehilangan kariernya, Dampak dari Virus Corona

Agen Gabriel Jesus Bantah Rumor Juventus

Segala spekulasi terkait mada depan Gabriel Jesus dibantah sang agen, Giovanni Branchini. Dia memastikan pemain berusia 22 tahun masih punya komitmen dan tidak memiliki rencana pindah. Namun, tidak ada yang bisa menebak masa depan.

“Kami berbicara tentang pemain bola hebat dan klub hebat, semuanya mungkin terjadi,” buka Giovanni Branchini pada Calciomercato.

Giovanni Branchini mengatakan, bursa transfer musim 2020/2021 tidak akan mudah bagi semua klub Eropa. Sebab, banyak klub diyakini mengalami kesulitan ekonomi menyusul situasi yang kini terjadi.

“Akan lebih baik untuk memiliki yang sudah Anda miliki di rumah, tidak akan ada hal besar di pasar. Beberapa klub dengan kesulitan ekonomi besar dapat melakukan pertukaran sensasional, yang sebelumnya tidak terpikirkan,” katanya.

“Saya yakin dia akan tetap di City selama City menginginkannya, selama tim ingin mempertahankan tipe profil tertentu,” kata Giovanni Branchini.

Faktor Liga Champions

Namun, bukan tidak mungkin Gabriel Jesus memilih pindah pada musim depan atau di masa depan. Apalagi, Man City telah mendapat sanksi dari UEFA berupa larangan bermain di pentas Eropa selama dua tahun. Faktor ini bisa membuat dia berganti klub.

“Satu-satunya hipotesis yang saya lihat adalah bahwa jika pemilik harus mengurangi komitmen atau ambisi mereka -yang saya pikir tidak akan terjadi- dia akan menerima perpisahan, tetapi dia tidak akan pernah mau pergi,” kata Giovanni Branchini.

Juventus sendiri membutuhkan penyerang baru karena dua pemain depannya sudah berusia di atas 30 tahun: Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain. Si Nyonya Tua membidik Gabriel Jesus sebagai calon pendamping Paulo Dybala pada musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *