Frank Lampard Ingin Musim Baru Tidak Terlalu Cepat Dimulai

Pussy Hunter

MuliaOnline.comFrank Lampard menyampaikan kekhawatirannya terkait rencana Premier League memulai musim 2020/21 pada September 2020 mendatang. Dia tahu skuad Chelsea sedang tidak fit dan terancam cedera jika dipaksa terus bermain.

Chelsea baru saja menelan kekalahan pahit dari Arsenal di final Piala FA akhir pekan lalu. Mereka gagal menutup musim domestik dengan trofi, plus kehilangan tiga pemain karena cedera.

Christian Pulisic dan Cesar Azpilicueta menderita cedera hamstring di babak pertama, lalu Pedro mengalami cedera bahu di babak kedua. Kehilangan pemain-pemain ini jelas menyulitkan Chelsea untuk menyambut duel kontra Bayern Munchen di leg kedua 16 besar Liga Champions mendatang.

Sebab itu, Lampard meminta Premier League tidak buru-buru menentukan jadwal dimulainya musim baru.

Menunggu hasil kontra Bayern

Chelsea bakal menyambangi Bayern akhir pekan ini, Minggu (9/8/2020). The Blues melawat dengan modal kekalahan 0-3 di leg pertama, yang bakal membuat laga jadi lebih sulit.

Situs Slot Online Menyediakan Bonus Terbesar, 1 User ID Bisa Bermain Banyak Game
Dan Kemenangan Termudah
Raih Jutaan Rupiah Setiap Harinya Dengan Mudah

Frank Lampard tahu kondisinya aneh. Musim 2019/20 molor sampai bulan Agustus karena pandemi virus corona, yang berarti musim 2020/21 mendatang bisa terlambat dimulai.

“Saya menduga kami akan diberi tahu jadwal memulai musim baru tergantung pada bagaimana hasil kami melawan Bayern Munchen,” buka Lampard di laman resmi Chelsea.

“Tidak melupakan pertandingan itu, laga besar bagi kami. Saya kami masih terjebak di hari ini [kegagalan di Piala FA]. Para pemain butuh istirahat sebelum kami bersiap menghadapi laga tersebut.”

Tidak ideal

Kabarnya, Premier League menggodok tanggal 12 September sebagai awal musim 2020/21 mendatang. Memang belum pasti, tapi jika benar, Lampard merasa jadwal itu terlalu dini.

“Jadwal itu tidak ideal andai kami berhasil melewati Bayern dan mungkin melangkah lebih jauh lagi. Para pemain butuh waktu istirahat, mereka harus diistirahatkan supaya bisa bermain di level yang diharuskan Premier League,” lanjut Lampard.

“Bahkan pada skenario terburuk, andai kami gagal melewati Bayern, 12 September sepertinya masih terlalu dini untuk mulai bermain lagi.”

Perlu dilihat ulang

Para pemain memang dipaksa menempuh jadwal padat pasca-lockdown, klub mana pun. Khusus bagi klub-klub yang bermain di Liga Champions, waktu istirahat mereka bakal terpangkas lebih singkat lagi. Inilah yang coba dikatakan Lampard

“Para pemain butuh waktu istirahat. Karena itulah ada dua pemain kami yang cedera hamstring dan menderita cedera-cedera lainnya sebelum ini,” imbuh Lampard.

“Saya harap Premier League serius melihat masalah ini dan mempertimbangkan waktu yang tepat untuk memulai musim depan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Manchester City vs Real Madrid, Madrid Khawatir Tanpa Sergio Ramos

MuliaOnline.com – La Liga telah tuntas, dan kini Real Madrid menatap babak 16 besar Liga Champions 2019/20. Madrid ditunggu laga sulit melawan Manchester City. Madrid harus bersiap main tanpa bek sentral dan kapten Sergio Ramos. Pada leg pertama di kandang sendiri, bulan Februari lalu, Madrid menyerah 1-2. Madrid unggul lewat […]
sergio ramos