fabregas

MuliaOnline.comCesc Fabregas pernah membuat keputusan kontroversial dengan meninggalkan Arsenal untuk pulang ke Barcelona. Saat itu Fabregas diserang kritik keras, dianggap meninggalkan klub yang sudah membesarkan namanya.

Fabregas sebenarnya memulai kariernya di akademi Barcelona, tapi karena gagal bersinal, Arsenal pun tertarik mendatangkannya. Di London, Arsenal mengembangkan Fabregas mulai dari pemain yang tidak percaya diri sampai jadi pemain bintang (2003-2011)

Biar begitu, Fabregas jutru memilih pulang Ke Barcelona, yang justru membuat kariernya memburuk. Dia gagal bersinar di Barca, tidak punya tempat, lalu akhirnya kembali ke Inggris untuk membela Chelsea, dan sekarang bersama AS Monaco.

Bisakah Fabregas disalahkan karena meninggalkan Arsenal?

Fabregas Salah?

Fabregas pergi ketika Arsenal benar-benar membutuhkannya, ketika Arsenal mulai kesulitan. Karena itulah dia menuai kecaman keras dari fans Arsenal ketika memilih hengkang.

Situs Judi Online Aman Dan Terpercaya
1 User ID Bisa Bermain Banyak Game
Dapatkan Bonus Terbesar dan Menarik Lainnya

Namun, jika dilihat kembali, Fabregas sebenarnya mengambil pilihan logis. Analis Express, Paul Merson, meyakini bahwa Fabregas memang sulit menolak tawaran dari klub sebesar Barca, terlebih karena punya riwayat di sana semasa muda.

“Saya bisa memahami alasan mengapa Cesc Fabregas meninggalkan Arsenal untuk Barcelona pada tahun 2011 lalu,” ujar Merson kepada Sky Sports.

“Saya tidak bisa menemukan banyak pesepak bola yang bisa menolak ketika Barcelona atau Real Madrid memanggil mereka.”

“Kasus Fabregas cukup unik, sebab dia meninggalkan Barca sebagai pemain muda ke Arsenal, tapi dia tidak bisa menolak ketika mereka memanggilnya kembali,” imbuhnya.

Sudah Berikan Segalanya

Merson tidak bisa menyalahkan Fabregas karena pada akhirnya tidak banyak pemain yang bisa menolak Barcelona. Jika klub besar itu datang merayu, pemain mana pun sulit berkata tidak.

“Dia merupakan pelayan yang luar biasa untuk Arsenal dan saya bisa memahami ketika dia bicara soal tekanan untuk meraih trofi dan kurangnya pergerakan klub dalam rekrutmen pemain,” sambung Merson.

“Dia telah memberikan segalanya untuk Arsenal dan faktanya dia mungkin bisa melihat Arsenal sedang merosot pada saat itu, dan seperti yang sudah saya katakan, saya tidak menemukan banyak pemain yang bisa menolak Barcelona,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *