July 14, 2020

Informasi Berita Seputar Dunia Olahraga terbaru

informasi dan berita olahraga terbaru tentang sepak bola

Cara Pencegahan Untuk Tidak Terinfeksi Virus Corona

corona
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona. Sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang ada.

MuliaOnline.comVirus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.

Virus ini bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia.

Penyakit ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Penyakit ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

gejala dan pencegahan virus corona

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak Napas

Menurut penelitian, gejala terinfeksi muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah paparan virus Corona.

Baca Juga: China Musnahkan Uang Tunai Akibat Virus Corona

Sosialisakan, jika gejala seperti dibawah, segera ke rumah sakit jangan keliling ke puskesmas untuk menghindari wabah.

GEJALA INFEKSI VIRUS CORONA dari hari ke hari

Hari 1 – Hari 3

  • Gejalanya mirip dengan masuk angin
  • Sakit tenggorokan ringan, sedikit sakit
  • Tidak demam. Tidak lelah. Masih makan dan minum secara normal

Hari ke-4

  • Sakit tenggorokan sedikit, mabuk badan.
  • Mulai suara serak.
  • Suhu tubuh berkisar antara 36,5 ~ (tergantung orang)
  • Mulai anoreksia.
  • Sakit kepala ringan
  • Diare ringan

Hari ke 5

  • Sakit tenggorokan, suara serak
  • Tubuh panas ringan. Suhu dari 36,5 ~ 36,7
  • Tubuh lelah, merasakan nyeri pada persendian Tahap ini sulit dikenali sebagai infeksi dingin atau koroner

Hari ke-6

  • Mulai demam ringan, sekitar 37
  • Batuk dengan lendir atau batuk kering
  • Sakit tenggorokan saat makan, berbicara atau menelan
  • Kelelahan, mual
  • Sesekali sulit bernafas
  • Kembali, jari sakit yang teduh
  • Diare, bisa muntah

Hari ke 7

  • Demam lebih tinggi dari 37,4 ~ 37,8
  • Batuk lebih banyak, dahak lebih.
  • Nyeri dan nyeri tubuh. Kepala berbobot seperti batu
  • Frekuensi nafas pendek tetap sama.
  • Lebih banyak diare
  • Muntah

Hari ke-8

  • Demam di dekat level 38 atau di atas 38
  • Napas sulit, setiap kali bernapas dada terasa berat. Mengeruntukan
  • Batuk terus menerus, banyak bicara, bisu
  • Sakit kepala, nyeri sendi, sakit punggung

Hari ke-9

  • Gejala tidak berubah tetapi bertambah buruk.
  • Demam berantakan
  • Batuk tidak mereda tetapi lebih buruk dari sebelumnya
  • Meski sudah berusaha, Anda masih kesulitan bernapas

Pada saat ini, tes darah dan rontgen paru-paru harus diambil untuk diperiksa.

Kapan harus ke dokter?

Segera ke dokter bila Anda mengalami atau menemukan gejala virus Corona pada orang lain seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.

Penyebab Virus Corona

Infeksi virus Corona disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia.

Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa coronavirus juga menular dari manusia ke manusia.

Seseorang dapat terinfeksi coronavirus melalui berbagai cara, yaitu:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita virus Corona.
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena air liur penderita.
  • Kontak jarak dekat dengan penderita, seperti bersentuhan atau berjabat tangan.

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi lebih berisiko menyerang orang tua, serta orang yang sedang sakit atau memiliki kekebalan tubuh lemah.

Diagnosis Virus Corona

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Gejala yang disebabkan oleh virus Corona bisa saja sama dengan flu biasa. Oleh karena itu, dokter juga aga bertanya apakah pasien berpergian ke wilayah endemik virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis virus Corona, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:

  • Uji sampel darah.
  • Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak.
  • Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

Pengobatan Virus Corona

Infeksi tersebut belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu:

  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Namun, dokter tidak akan memberikan aspirin pada penderita infeksi virus Corona yang masih anak-anak.
  • Disarankan penderita untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Menganjurkan penderita untuk istirahat yang cukup dan jangan keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  • Menganjurkan dan mengharuskan penderita untuk minum banyak air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.

Komplikasi Virus

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:

  • Pneumonia
  • Infeksi sekunder pada organ lain
  • Gagal ginjal
  • Acute cardiac injury
  • Acute respiratory distress syndrome
  • Kematian

Pencegahan Virus Corona

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bila Anda beraktivitas di tempat umum.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Pastikan Anda memasak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk seseorang yang diduga terinfeksi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus tidak menular ke orang lain, yaitu:

  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.