zinedine zidane

MuliaOnline.com – Ada banyak alasan untuk bersorak gembira sebagai fans Real Madrid. Los Blancos ada di puncak klasemen sementara. Zinedine Zidane pelatih paling benar.

Thibaut Courtois terdepan dalam perebutan trofi Zamora, Sergio Ramos sah menjadi bek paling produktif dalam sejarah La Liga.

Juga ada kabar baik soal kombinasi Eden Hazard dan Karim Benzema yang semakin matang. Vinicius Junior pun mulai konsisten menunjukkan potensinya sebagai calon bintang.

Ada beberapa hal positif lain, tapi Marca menilai tetap saja ada sejumlah masalah. Tepatnya dua masalah: Gareth Bale dan James Rodriguez.

Dua masalah

Bale dan James tidak benar-benar berada di level yang sama dengan rekan-rekannya sejak kembalinya La Liga. Zinedine ZIdane mengincar trofi, tapi dua pemain ini masih bingung sendiri.

Situs Slot Online Menyediakan Bonus Terbesar, 1 User ID Bisa Bermain Banyak Game
Dan Kemenangan Termudah
Raih Jutaan Rupiah Setiap Harinya Dengan Mudah

Sebenarnya Zidane sudah memberikan kesempatan pada keduanya, tapi jelas mereka tidak bisa terhubung dengan rekan-rekan lainnya di lapangan. Setiap kali bermain, Bale dan James justru merusak pola permainan Madrid.

Menurut Marca, pertunjukan Bale dan James itu sudah cukup membuktikan bahwa Zidane selalu benar. Sudah sejak musim lalu Zidane ingin melepas kedua pemain itu, tapi urung terwujud.

Kasus Bale

Kasus Bale-lah yang paling membuat frustrasi, sebab performanya jauh di bawah harapan. Dia merupakan salah satu pemain dengan gaji terbesar di Madrid, tapi kontribusinya sangat minim.

Zidane memberi kesempatan Bale jadi starter pada laga kontra Mallorca (2-0), tapi sepanjang laga dia tampak kebingungan. Bale tidak benar-benar terlibat dalam pertandingan, padahal dia diharapkan berbuat lebih.

Laga kontra Mallorca kemarin merupakan penampilan ke-20 Bale musim ini (13 sebagai starter) dan kontribusinya hanya rata-rata: tiga gol, dua di antaranya ke gawang Villarreal, dan dua assists.

Inikah kontribusi maksimal pemain yang diharapkan jadi penerus Cristiano Ronaldo? Jelas Madrid tidak puas.

Kasus James

Bale sudah buruk, James ada satu level di bawahnya. Memang ekspektasi terhadap James tidak terlalu tinggi, tapi dia benar-benar buruk saat diberi kesempatan jadi starter kontra Real Sociedad (2-1).

James lambat, tidak sesuai tempo, tidak presisi, dan sama sekali tidak menunjukkan kemampuan terbaik kaki kirinya. James yang sekarang bahkan bukanlah bayang-bayang versi terbaiknya pada musim 2014/15 silam (17 gol 18 assists).

Terlebih, James membuat kontroversi sendiri perihal masa depannya. Dia mengaku sedang mempertimbangkan kemungkinan membelot ke Atletico Madrid.

Zidane sudah benar

Zidane sebenarnya berniat melibatkan pemain sebanyak mungkin di sisa musim ini. Karena itulah James dan Bale dipercaya jadi starter masing-masing kontra Sociedad dan Mallorca.

Namun, keduanya gagal memaksimalkan kesempatan tersebut. Merka lagi-lagi tampil buruk, sekali lagi menegaskan bahwa diagnosis Zidane tentang masalah keduanya sudah benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *